Spoiler for 1.Latar Belakang dan Jenis Industri Perusahaan:
Sebelum
Anda melamar pekerjaan, ada baiknya jika anda mengecek terlebih dahulu
latar belakang perusahaan tersebut serta jenis industri perusahaan,
sebab dengan Anda mengetahui jenis industri atau latar belakang
perusahaan tersebut, maka nantinya Anda akan mampu memperkirakan
pekerjaan seperti apa yang akan Anda kerjakan jika Anda sudah di terima
bekerja di perusahaan tersebut.
Spoiler for 2. Image Perusahaan:
Anda
juga harus mencari tahu dengan benar terkait image perusahaan yang Anda
lamar seperti apa. Dan jika Anda menemukan image yang negatif, maka
kami menyarankan agar Anda berpikir ulang untuk bergabung di perusahaan
tersebut.
Spoiler for 3. Kriteria Lowongan:
Yang
harus Anda perhatikan selanjutnya yaitu terkait kriteria lowongan yang
di pasang oleh perusahaan tersebut. Karena saat ini banyak diantaranya
para pencari lowongan kerja yang tidaklah memiliki rasa percaya diri
yang optimal hanya dikarenakan ada beberapa kriteria yang tidaklah
dikuasai oleh pelamar. Nah jika memang sebagian besar kriteria yang
diinginkan oleh perusahaan sudah ada sebagian besar di diri Anda, maka
sebaiknya Anda jangan takut untuk melamar pekerjaan tersebut.
Spoiler for 4. Lokasi:
Anda
harus mengetahui dengan jelas dimana tepatnya lokasi penempatan kerja
yang saat ini dibutuhkan oleh perusahaan tersebut. Karena banyak
diantaranya yang penempatan kerja berbeda dengan tempat Anda melakukan
proses wawancara. Anda bisa memastikan secara langsung dengan
menghubungi pihak HRD di perusahaan tersebut.
Quote:Tips Cerdas Bagi Si Pencari Kerja
Spoiler for 1. Tenang:
Rasa
percaya diri dengan sendirinya akan menciptakan postur tubuh yang jauh
lebih santai lagi. Dalam keadaan kondisi tubuh yang tenang, maka Anda
akan mampu menghadapi proses wawancara dengan baik. Ketika menghadapi
proses wawancara kerja, ingatlah bahwa Anda harus selalu santai, percaya
diri, serta tenang, agar proses wawancara kerja Anda dapat berjalan
dengan baik.
Spoiler for 2. Cari tahu minat:
Ketika
Anda sibuk mencari pekerjaan, luangkanlah waktu Anda sejenak untuk
membuat daftar minat Anda dalam bekerja. Semakin Anda memiliki minat
yang kuat pada suatu hal, maka semakin bergairah pula Anda dalam
melakukan hal tersebut, termasuk minat dalam mencari pekerjaan.
Spoiler for 3. Cari tahu tentang perusahaan yang Anda lamar:
Anda
harus mencari tahu terkait data-data perusahaan yang akan Anda lamar
dan setelah itu pelajarilah dengan tepat terkait perusahaan tersebut
serta posisi yang akan Anda lamar. Yakinkan kepada mereka bahwa Anda
juga merupakan salah satu calon kandidat yang sangatlah tepat untuk
direkrut.
Spoiler for 4. Latihan wawancara:
Sebelum
Anda melakukan proses wawancara, alangkah lebih baik lagi jika Anda
mampu berlatih wawancara sebelum proses wawancara berlangsung. Misalnya
Anda berlatih tanya – jawab akan beberapa pertanyaan yang nantinya akan
keluar ketika proses wawancara kerja berlangsung. Dengan demikian, Anda
akan mampu mempersiapkan diri Anda sebaik serta semaksimal mungkin.
Spoiler for 5. Berpikir positif:
Ketika
Anda tengah menjalankan proses wawancara kerja, yang saat itu Anda
lakukan adalah Anda tengah "menjual" diri. Segala perkataan serta
tindakan Anda yang bersifat negatif atau pun buruk akan sangat
menghambat Anda dalam mendapatkan pekerjaan yang selama ini telah Anda
impikan. Berkatalah serta bersikaplah dengan baik, agar pihak
pewawancara tidak segan untuk merekrut Anda menjadi karyawan yang baik
di perusahaan tersebut.
Quote:Hal Yang Membuat Anda Diterima Bekerja
Spoiler for 1. Penampilan:
Penampilan
Anda merupakan salah satu faktor yang sangatlah penting yang harus Anda
perhatikan, sebab melalui penampilanlah pihak pewawancara akan
memberikan kesan pertamanya. Bukan hanya itu, penampilan juga merupakan
satu hal yang bisa dilihat serta dinilai oleh pihak perusahaan.
Setelah Anda mendapatkan panggilan untuk menjalankan proses wawancara kerja, Anda harus menyesuaikan penampilan Anda dengan posisi pekerjaan yang saat ini akan Anda lamar. Namun satu hal yang harus Anda ingat, dalam segi penampilan Anda berdandan jangan sampai berlebihan.
Setelah Anda mendapatkan panggilan untuk menjalankan proses wawancara kerja, Anda harus menyesuaikan penampilan Anda dengan posisi pekerjaan yang saat ini akan Anda lamar. Namun satu hal yang harus Anda ingat, dalam segi penampilan Anda berdandan jangan sampai berlebihan.
Spoiler for 2. Respon cepat:
Anda
harus selalu memasang mata serta telinga Anda dengan baik, Anda harus
mengamati pesan atau pun perubahan yang dikirimkan atau yang di jawab
oleh pihak perusahaan kepada Anda. Alangkah lebih baik, jika saat
menjalankan proses wawancara kerja, Anda jangan menjawab pertanyaan
dengan waktu yang lama, dan Anda harus berusaha untuk mencari jawaban
yang sangat smart.
Sekalipun jawaban yang Anda berikan benar, namun jika Anda menjawab dengan waktu yang sangatlah lama, maka hal tersebut akan mengurangi nilai Anda di hadapan pewawancara. Dan pihak pewawancara akan menilai Anda seorang yang sangatlah lamban dalam merespon suatu hal.
Sekalipun jawaban yang Anda berikan benar, namun jika Anda menjawab dengan waktu yang sangatlah lama, maka hal tersebut akan mengurangi nilai Anda di hadapan pewawancara. Dan pihak pewawancara akan menilai Anda seorang yang sangatlah lamban dalam merespon suatu hal.
Spoiler for 3. Kontak mata:
Anda
harus selalu menjaga kontak mata dengan pihak pewawancara. Dan jika
Anda termasuk kedalam golongan orang-orang yang pemalu, maka usahakan
Anda hanya sesekali saja membuang pandangan dari pihak pewawancara.
Spoiler for 4. Kepercayaan diri:
Rasa
percaya diri juga merupakan satu faktor yang sangat penting yang dapat
menentukan Anda bisa di terima bekerja atau tidak. Dan jika Anda kurang
memiliki rasa percaya diri, terutama pada kemampuan yang Anda miliki,
pastinya Anda akan langsung dicoret dari daftar kandidat yang akan
diterima bekerja di perusahaan tersebut.
Spoiler for 5. Menjawab smart:
Pada
poin ini sangat memiliki hubungan yang erat dengan respon Anda yang
cepat. Terlebih dahulu Anda harus mencari informasi sebanyak mungkin
terkait perusahaan yang akan Anda lamar serta posisi yang memang akan
Anda applay di perusahaan tersebut. Maka informasi yang Anda peroleh
nantinya akan sangat membantu Anda dalam menjawab setiap pertanyaan yang
diajukan oleh pihak pewawancara kepada Anda.
Quote:Tips Mencari Pekerjaan Melalui Media Internet
Spoiler for 1. Siapkan CV:
Sebelum
Anda mencari pekerjaan baik melalui media online atau pun offline,
alangkah lebih baiknya jika anda menyiapkan terlebih dahulu CV. Anda
harus menyiapkan beberapa persyaratan yang di perlukan seperti ijazah,
foto, serta hal lainnya yang memang dibutuhkan untuk melengkapi dokumen
pihak perusahaan.
Spoiler for 2. Googling diri sendiri:
Sebelum
Anda mengirimkan CV Anda ke perusahaan yang Anda tuju, Anda harus
memastikan kalau Anda telah menggoogling diri Anda sendiri demi mencari
informasi yang terkait dengan diri Anda. Anda harus memastikan kalau di
dalam internet tidak adanya informasi yang negatif yang berkaitan dengan
diri Anda agar Anda benar-benar terhindar dari permasalahan.
Spoiler for 3. Update Profil:
Setelah
itu, Anda harus mengupdate semua kelengkapan profil Anda di internet,
dan Anda juga harus merapikan semua profil tersebut. Anda juga harus
menghapus semua hal yang nantinya bisa membuat diri Anda buruk serta
nilai Anda berkurang.
Spoiler for 4. Cari info lengkapnya:
Jika
perusahaan yang akan Anda lamar merupakan perusahaan yang kurang
terkenal di mata masyarakat, maka Anda harus memastikan kalau Anda telah
mencari kelengkapan informasi tersebut lebih lanjut lagi di internet.
Spoiler for 5. Kirim application letter:
Sebaiknya
Anda jangan menunda terlalu lama untuk melamar pekerjaan tersebut,
sebab dunia maya tidak memiliki keterbatasan waktu. Dan bahkan mungkin
Anda akan ketinggalan kalau Anda tidak cepat.
Spoiler for 6. Selalu check email:
Setelah
Anda memastikan kalau CV Anda telah terkirim, ini saatnya Anda
menantikan balasan email dari pihak perusahaan, dan pastikan kalau
ponsel Anda ada dalam keadaan aktif.
Quote:Pertanda Iklan Lowongan Pekerjaan Yang Menipu
Spoiler for 1. Kualifikasi yang rendah serta gaji yang tinggi:
Anda
harus berhati-hati jika ada iklan lowongan pekerjaan dengan kualifikasi
yang sangatlah rendah, bahkan tidak diperlukannya pengalaman dalam
bekerja atau bahkan jenjang pendidikan yang sangatlah panjang,
dimisalkan perusahaan tersebut mensyaratkan lulusan SMK/SMA-S1.
Bukan hanya itu, jika perusahaan tersebut benar-benar perusahaan yang menipu, demi mendapatkan si korban mereka akan mengiming-iming gaji yang sangatlah tinggi. Bahkan bisa mencapai jumlah di atas rata-rata. Jika Anda menemukan keganjalan tersebut, Anda harus waspada dan cari tahu lebih lanjut terkait iklan lowongan pekerjaan tersebut.
Bukan hanya itu, jika perusahaan tersebut benar-benar perusahaan yang menipu, demi mendapatkan si korban mereka akan mengiming-iming gaji yang sangatlah tinggi. Bahkan bisa mencapai jumlah di atas rata-rata. Jika Anda menemukan keganjalan tersebut, Anda harus waspada dan cari tahu lebih lanjut terkait iklan lowongan pekerjaan tersebut.
Spoiler for 2. Anda ditawari pekerjaan di tempat:
Ketika
ada pihak perusahaan yang akan mempekerjakan kandidatnya di tempat,
jelas hal tersebut salah satu pertanda bahwa tidak adanya pekerjaan yang
nyata yang ditawarkan. Pihak perusahaan yang akan merekrut karyawan
yang terlalu bersemangat pada umumnya mereka menandakan bahwa pekerjaan
yang ditawarkan tidak nyata atau dalam kata lain hal tersebut merupakan
proses penipuan. Dan jika seseorang tersebut merupakan seorang perekrut
yang nyata, maka seharusnya calon pekerja tanpa harus mengeluarkan
biaya.
Spoiler for 3. Anda diminta untuk melakukan wawancara via IM:
Memang
jaman sudah berganti dengan dunia teknologi yang sangatlah berkembang
dengan pesat, namun untuk proses wawancara kerja kebanyakan pihak
perusahaan masih dilakukan dengan cara interview secara langsung, dan
jika perusahaan tersebut bergerak di bidang IT atau telekomunikasi
proses wawancara akan dilakukan dengan menggunakan Skype atau telepon.
Namun jika ada perusahaan yang melakukan wawancara dengan menggunakan IM
atau SMS, maka Anda harus mewaspadai perusahaan tersebut yang
menawarkan lowongan pekerjaan, cari tahu latar belakang perusahaan
tersebut melalui serach engine. Jangan sampai Anda menjadi salah satu
korban dari proses penipuan tersebut.
Spoiler for 4. Anda diminta untuk info pribadi:
Anda
mendapatkan panggilan untuk pekerjaan, namun setelah itu Anda diminta
untuk memberikan sejumlah informasi yang sifatnya sangatlah pribadi,
misalnya seperti nomor rekening bank. Mereka memberikan beberapa alasan
yang sangatlah tidak masuk akal terkait alasan mereka membutuhkan
informasi tersebut, misalnya mereka beralasan ingin melakukan
pemeriksaan kredit Anda, atau bahkan mereka memberikan alasan ingin
memasukkan dana awal ke rekening Anda. Tidak ada alasan bagi employer
untuk meminta informasi keuangan pribadi Anda terkecuali jika untuk
keperluan mentransfer gaji Anda nanti. Dan hal tersebut akan mereka
tanyakan jika Anda sudah benar-benar bekerja di perusahaan tersebut.
Spoiler for 5. Anda harus membayar untuk pekerjaan itu:
Pelaku
yang melakukan proses penipuan tidak lagi meminta uang secara tunai di
depan agar si pencari kerja mendapatkan pekerjaan. Namun mereka akan
meminta uang dengan cara yang terlihat sangatlah tidak berbahaya bagi
mereka, dimisalkan si calon korban akan diminta untuk membayar perangkat
lunak milik mereka, atau membayar uang bulanan asuransi pada laptop
yang mereka miliki yang nantinya akan dipinjamkan oleh mereka kepada
Anda untuk bekerja. Dan seharusnya Anda tidak harus mengeluarkan uang
hanya untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda harapkan.
Quote:Tips Karir Bagi Anda Agar Tidak Tertipu Lowongan Kerja Palsu
Spoiler for 1. Cek Profil Perusahaan:
Spoiler for 2. Googling Riwayat Perusahaan:
Spoiler for 3. Jangan Tertipu Dengan Panggilan Via SMS:
Spoiler for 4. Gunakan Insting:
Spoiler for 5. Jangan Membayar Sembarangan:
Quote:Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Pencari Kerja
Spoiler for 1. Sistem sapu jagad:
Dikarenakan
ingin mendapatkan pekerjaan dengan cepat, maka Anda mengirimkan
beberapa berkas lamaran kerja ke perusahaan mana saja yang saat itu
tengah membutuhkan karyawan baru. Memang hal tersebut merupakan salah
satu cara yang bisa Anda lakukan guna membuat pihak perusahaan mengira
Anda tengah memburu pekerjaan. Namun dengan Anda membabi buta melamar
pekerjaan tanpa adanya pertimbangan terlebih dahulu resiko apa yang
nantinya akan anda dapatkan. Dan hal tersebut hanya akan membuang banyak
waktu Anda yang tersita. Anda harus fokus pada satu atau beberapa
perusahaan yang memang selama ini Anda incar, dan sesuaikan perusahaan
tersebut dengan nilai serta budaya yang Anda anut. Cara ini akan lebih
membuat proses pencarian kerja lebih efesien serta efektif. Semakin baik
strategi serta taktik yang Anda gunakan, maka semakin besar pula
kesempatan Anda untuk sukses dalam mendapatkan pekerjaan yang selama ini
Anda impikan.
Spoiler for 2. Tidak memanfaatkan network dengan maksimal:
Dikarenakan
rasa takut yang berlebihan, maka seringkali Anda enggan untuk
memanfaatkan jaringan yang Anda miliki. Padahal salah satu sumber
terbesar informasi pekerjaan yaitu berasal dari network. Selama Anda
hanya membutuhkan informasi terkait lowongan pekerjaan, maka bukan satu
kemudahan bagi Anda guna mendapatkan pekerjaan tersebut. Dan sah-sah
saja jika Anda bertanya terkait informasi lowongan pekerjaan kepada
jejaring yang Anda miliki. Anda juga bisa menjadikan network sebagai
sumber referensi bagi Anda. Namun Anda juga harus tetap selektif dalam
memilih siapa yang telah mengenal kinerja, kualifikasi serta kompetensi
kerja Anda. Senan hal tersebut sangatlah penting untuk terus membangun
serta menjaga network yang Anda miliki, dimulai dari kuliah, semasa
magang kerja, sampai pertemanan dan relasi bisnis Anda di jejaring
sosial.
Spoiler for 3. Surat lamaran dan CV yang general untuk semua perusahaan dan posisi:
Pastinya
setiap perusahaan memiliki standar yang berbeda terkait CV serta
lamaran yang masuk kepada mereka. Dan pastinya setiap posisi yang
diiklankan juga memiliki kualifikasi yang unik serta sangatlah
berbeda-beda. Ketika itu, Anda harus bisa menyesuaikan setiap surat
lamaran yang Anda kirimkan serta CV yang Anda buat dengan posisi yang
tengah di butuhkan oleh perusahaan tersebut. Buka surat lamaran kerja
yang Anda kirimkan dengan nama yang bersangkutan atau pihak HRD staff/
manager, daripada hanya sekedar posisi saja. Begitu juga dengan CV yang
Anda buat, Anda harus menyesuaikan keterampilan yang Anda miliki dengan
kualifikasi yang telah disyaratkan oleh perusahaan tersebut.
Spoiler for 4. Hanya fokus pada satu satu cara:
Kemungkinan
besar Anda terlalu fokus pada proses pencarian lowongan pekerjaan yang
bersumber pada internet, sehingga Anda melupakan untuk mengecek media
cetak seperti koran atau pun majalah. Anda harus bisa mengkombinasikan
kedua media tersebut. Tidak semua perusahaan mengiklankan informasi
lowongan pekerjaan melalui media cetak saja atau internet. Anda harus
terbuka kepada setiap akses informasi dari mana saja.
Spoiler for 5. Tidak melakukan follow up:
Mungkin
cara yang satu ini belum menjadi satu budaya yang pasti di negara
Indonesia ini. Seringkali para pencari kerja setelah melakukan proses
wawancara kerja pasif menunggu sampai pihak perusahaan menelepon atau
memberikan kabar apakah mereka di terima bekerja atau pun tidak. Padahal
guna menunjukkan keseriusan serta rasa antusiasme, tidak ada salahnya
jika Anda melakukan follow up setelah wawancara selesai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar